Ditulis Pada 24 Februari 2017 11:36 WIB

Tim Gemilang Rekam KTP-el Warga Jompo dan Terpencil di Blitar

Blitar – Warga jompo dan masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil perlu mendapat perlakuan khusus dalam mengakses layanan publik, terlebih layanan administrasi kependudukan. Pasalnya, bagi mereka, mendapatkan layanan dokumen kependudukan tidak semudah warga pada umumnya. 

 

Menyadari masih banyaknya warga jompo dan adanya kendala geografis yang dialami warga, Dinas Dukcapil Kabupaten Blitar kini giat menyasar panti sosial dan daerah terpencil untuk melakukan pelayanan KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya. “Ini hal yang patut ditiru. Dinas Dukcapil Blitar melayani warganya dengan sepenuh hati, tanpa pandang bulu”, jelas Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, Kamis (23/02/2017).

 

Layanan jemput bola, lanjut Prof. Zudan, merupakan wujud nyata penerapan stelsel aktif pemerintah untuk menjamin hak kepemilikan identitas kependudukan bagi setiap warga negara.

 

Terpisah, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Blitar, Eko Budi Winarso mengatakan, Panti Sosial Karang Trisna Wredha di Kecamatan Wlingi dengan sasaran orang lanjut usia dan wilayah terpencil di Kecamatan Nglegok, Wonotirto dan Selorejo telah lebih dulu disasar anak buahnya untuk pelayanan dokumen kependudukan.

 

"Kemarin kami melakukan perekaman di Dusun Gambaranyar dan hari ini perekaman di Kecamatan Wonotirto, besuk masih berlanjut lagi,” kata Eko Budi Winarso, Selasa (21/02/2017).

 

Untuk memaksimalkan pelayanan, Eko mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus yang dinamakan “Tim Gemilang”. Istilah “Gemilang” sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Mengurus Administrasi Secara Langsung (Gemilang). 

 

Sasaran utama Tim Gemilang adalah kaum jompo, disabilitas dan cacat mental. Akan tetapi, warga yang tidak masuk kategori ini juga tetap dilayani. Dinas Dukcapil Kabupaten Blitar berkomitmen akan terus melakukan layanan jemput bola hingga seluruh warganya terekam dan memiliki identitas kependudukan. Dukcapil***