Ditulis Pada 12 Januari 2018 19:03 WIB

Sekretaris Ditjen Apresiasi Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran

Jakarta – Capaian cakupan kepemilikan Akta Kelahiran bagi anak usia 0 sampai 18 tahun di 2017 yang jauh melampau target nasional sangat membanggakan bagi Kemendagri, khususnya Ditjen Dukcapil. 

 

Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Dukcapil seluruh Indonesia, tidak terkecuali Sekretaris Ditjen Dukcapil I Gede Suratha. 

 

“Terima kasih dan apresiasi kepada kawan-kawan jajaran Dukcapil se-nusantara serta stakeholder yang telah berperan aktif”, pungkas I Gede Suratha belum lama ini. 

 

Menurutnya, jajaran Dukcapil seluruh Indonesia pada tahun 2017 telah mampu melewati masa-masa sulit. 

 

“Dan dalam waktu bersamaan juga mampu menunjukkan kinerja yang sangat baik”, lanjutnya. 

 

Di antara kinerja yang mampu dicapai tersebut adalah tercapainya target RPJMN 2 tahun lebih cepat di bidang cakupan kepemilikan Akta Kelahiran anak usia 0 sampai 18 tahun.

 

“Mari kawan-kawan, khususnya jajaran Dukcapil. Hayo, kita upayakan tahun 2018 untuk menyelesaikan sampai tuntas 100%”, ajak I Gede Suratha penuh optimis. 

 

Catatan akhir tahun 2017, kinerja Ditjen Dukcapil terkait kepemilikan Akta Kelahiran terbilang sangat membanggakan. 

 

Pada 2017 lalu, cakupan kepemilikan Akta kelahiran untuk anak usia 0 sampai 18 tahun jauh melampau target nasional sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2015-2019.

 

Dari jumlah anak Indonesia usia 0 sampai 18 tahun sebesar 80,28 juta jiwa, hingga akhir tahun 2017 telah terpenuhi cakupan kepemilikan Akta kelahiran hingga 85,20% atau setara dengan 68,4 juta jiwa. 

 

Padahal, target nasional sebesar 85% seharusnya dicapai pada tahun 2019 sebagaimana amanat RPJMN. Pada tahun 2017, target tersebut bahkan sudah terlampau sebesar 0,20%. 

 

Dibanding tahun 2014 silam, cakupan kepemilikan Akta Kelahiran anak usia 0 sampai 18 tahun hanya sebesar 31,25%. 

 

Hal ini menunjukkan, hanya dalam kurun waktu 3 tahun, Ditjen Dukcapil telah mencapai peningkatan cakupan kepemilikan Akta kelahiran hingga 53,95%. Dukcapil***