Ditulis Pada 31 Mei 2016 21:52 WIB

Program 100 Hari, Pemkab Bantul Prioritaskan Penduduk Difable

Bantul - Pemerintah Kab. Bantul melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memprioritaskan penduduk difable dalam “Program 100 Hari Bupati Bantul Menjabat”, melalui pelaksanaan perekaman KTP-el dan percepatan kepemilikan akta kelahiran dengan cara jemput bola. 

 

Berbeda dengan daerah lain pada umumnya. Di Kab. Bantul, penduduk difable mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Berbagai program dan kegiatan diadakan untuk mendukung eksistensi, kreativitas, dan produktivitas mereka sehingga kaum difable dapat hidup mandiri dan sejahterah layaknya warga pada umumnya.

 

Merealisasikan program 100 hari tersebut, Bupati Bantul Drs. H. Suharsono menyerahkan secara simbolis KTP-el dan Kutipan Akta Kelahiran bagi penduduk difable yang telah melaksanakan perekaman KTP-el mobile dan mengikuti program percepatan kepemilikan akta kelahiran di Dusun Kaliurang, Desa Argomulyo, Kec. Sedayu, Rabu (12/05/2016). 

 

Ir. Fenty Yusdayati, MT., Kepala Dinas Dukcapil Kab. Bantul, menuturkan bahwa kegiatan perekaman KTP-el secara mobile telah dilaksanakan sejak bulan Maret 2016. Sampai saat ini, perekaman tersebut telah menjangkau sebanyak 14 desa yang tersebar di 11 kecamatan, yang meliputi penduduk penyandang cacat mental sejumlah 102 orang, penyandang cacat fisik 116 orang, dan usia lanjut 325 orang. 

 

“Latar belakang kegiatan ini adalah untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Hal ini juga sejalan dengan Nawacita bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Target kami seluruh penduduk penyandang cacat fisik, cacat mental maupun usia lanjut tahun ini memiliki KTP elektronik dan Akta Kelahiran”, ungkap Fenty. Dukcapil***