Ditulis Pada 07 Desember 2017 14:15 WIB

Prof. Zudan: PNS Penampilannya Sederhana Kinerjanya Luar Biasa

Jakarta –  Setiap PNS harus memiliki kinerja mengkilat luar biasa meskipun sederhana dalam penampilan. Kinerja yang luar biasa tersebut menunjukkan gap kompetensi yang dimiliki PNS tersebut semakin mengecil. 

 

Hal ini disampaikan Ketua DPN Korpri, Zudan Arif Fakrulloh saat melantik 25 orang Pejabat Pengawas (Eselon IV) di lingkungan Ditjen Dukcapil di Jakarta, Rabu (06/12/2017). 

 

“Kita menekankan ini karena kita adalah PNS. PNS itu sederhana dalam bersikap tapi kinerjanya luar biasa”, jelas Prof. Zudan yang juga menjabat Dirjen Dukcapil. 

 

Sebagai motivasi kepada setiap PNS, Prof. Zudan menekankan pentingnya PNS meningkatkan kompetensinya. Menurutnya, kompetensi tersebutlah yang dibutuhkan PNS dalam setiap promosi pada jabatan yang lebih tinggi. 

 

“Kenapa kita dipindahkan? Kita dipindahkan itu karena ada gap kompetensi. Gap kompetensi ini diusahakan agar semakin mengecil dengan cara terus belajar menambah wawasan, pengetahuan dan keahlian”, lanjut Prof. Zudan. 

 

Idealnya, menurut Prof. Zudan, semakin tinggi jabatan seseorang semakin tinggi pengetahuan dan wawasannya. Pangkat dan golongan PNS juga harusnya menunjukkan pengetahuan dan kemampuan seseorang. 

 

“Eselon IV itu kemampuannya lebih ke teknis. Eselon III 50:50 antara teknis dan manajerial. Sementara eselon II itu manajerial”, jelas mantan Plt. Gubernur Gorontalo ini. 

 

Ibarat filosofi Bonsai, Prof. Zudan merumpamakan setiap orang itu bisa dibina dan dikembangkan kemampuannya. Untuk itu, sebagai atasan, Eselon III harus melakukan pembinaan kepada Eselon IV bagaimana pun kondisi mereka. 

 

“Sebagai Dirjen, saya harus melantik yang sudah ada. Ikuti filosofi bonsai, ditekuk-tekuk, diliuk-liuk tapi bisa dibentuk. Begitupun PNS harusnya bisa”, jelas Ketua Umum Rumah Bonsai Indonesia (Rubi) ini. 

 

Selain kompetensi dan pengetahuan, ia juga menekankan agar setiap PNS melengkapi diri dengan sikap perilaku (attitude) yang baik. “Attitude menjadi dasar untuk membangun komptensi”, imbuhnya.  

 

Sebagai penutup, Prof. Zudan mengingatkan kepada jajarannya untuk terus berikhtiar dan berdoa. 

 

“Dalam semua ikhtiar kita jangan lupa ditutup dengan doa. Alangkah baiknya kita saling mendoakan agar selalu sehat dan pekerjaannya tuntas”, tutup Prof. Zudan. Dukcapil***