Ditulis Pada 09 Januari 2017 14:13 WIB

Pimpin Apel Perdana 2017, Sekretaris Ditjen Sampaikan Arahan Mendagri

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Kementerian Dalam Negeri, terutama melihat hasil penyerapan anggaran tahun 2016 yang memenuhi target di atas 90%. Tjahjo Kumolo mengajak jajarannya untuk mulai fokus dan segera melakukan berbagai langkah untuk pelaksanaan program dan kegiatan di awal tahun 2017 ini. 

 

Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Dukcapil, Ir. I Gede Suratha, MMA. dalam arahannya mewakili Dirjen Dukcapil pada pelaksanaan apel pagi perdana tahun 2017, Senin (09/01/2017). Apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan diikuti bersama ASN Ditjen Dukcapil dan Ditjen Bina Pemdes ini memang merupakan apel pertama di tahun 2017. Hal ini mengingat dua minggu terakhir, pemerintah menetapkan hari Senin sebagai hari libur nasional menggantikan libur natal dan tahun baru. 

 

Selain itu, Sekretaris Ditjen Dukcapil juga menyampaikan beberapa arahan Mendagri untuk pelaksanaan tahun 2017. “Mendagri menghimbau seluruh ASN pusat dan daerah untuk mewaspadai ancaman dan rongrongan terhadap keamanan dan kestabilan negara, serta berkurangnya nilai-nilai kebangsaan. Akhir-akhir ini, banyak indikasi yang sudah terjadi, baik yang kita amati langsung maupun yang bisa kita lihat dan baca melalui berbagai media massa cetak dan elektronik”, ucap I Gede Suratha mengingatkan arahan Mendagri. 

 

Namun, di tengah kekhawatiran minimnya nilai-nilai kebangsaan tersebut, I Gede Suratha mengaku bangga jajaran Ditjen Dukcapil dan Bina Pemdes tetap semangat menjalankan kewajiban mengikuti apel pagi dan melaksanakan pengibaran bendera merah putih. 

 

Selanjutnya, beberapa hal lain yang menjadi perhatian Mendagri menurut I Gede Suratha adalah mengajak seluruh jajaran Kemendagri untuk merubah pola kerja agar tidak terjebak pada pelaksanaan rutinitas pekerjaan semata. 

 

Juga, mendorong jajarannya menciptakan berbagai terobosan dan inovasi untuk mewujudkan berbagai target, bekerja berorientasi pada hasil bukan pada prosedur, mencermati dan mengkaji regulasi yang ada agar bisa lebih cepat melayani masyarakat, melakukan cek dan ricek program di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, meningkatkan kualitas kebijakan agar langsung dapat dinikmati dan dilihat/dirasakan masyarakat atau stakeholder, serta selalu memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong. 

 

“Mari senantiasa kita berdo’a untuk kebaikan lembaga tercinta, dan untuk perdamaian, keamanan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara kita. Percayalah pada kekuatan do’a, karena tanpa keterlibatan tangan Tuhan, rasanya mustahil mewujudkan semua harapan kebaikan itu”, ajak I Gede Suratha sembari menutup arahannya. Dukcapil***