Ditulis Pada 09 April 2018 13:44 WIB

Pemerintah Segera Realisasikan Putusan MK Terkait Penghayat Kepercayaan

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri akan melaksanakan Keputusan Mahkamah Konstitusi MK dan mengimplementasikannya kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME.

 

Menurut Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, saat ini dalam tahap finalisasi dan akan mulai direalisasikan pasca pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang.

 

“Bahwa pemerintah akan melaksanakan Putusan MK bagi Penghayat di KTP-el dan KK. Pelaksanaannya setelah pilkada serentak, 27 Juni,” terang Prof. zudan saat Konferensi Pers didampingi Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Arief Mulya Eddie di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (09/04/2018). 

 

Jadi, lanjut Zudan, untuk masa transisi, Dukcapil sudah menyiapkan pelbagai aplikasi, seperti penyiapan perangkat instrumen formulir pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, sosialisasi kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME hingga ke tingkat kecamatan. 

 

Zudan juga menjelaskan bahwa Penghayat Kepercayaan bisa mendaftar serta mengisi formulir di Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota yang akan dimulai dari bulan Mei, hingga akhirnya KTP-el maupun KK terbit mulai 1 Juli 2018. 

 

“Prosesnya juga diharapkan bisa cepat atau satu jam saja, seperti proses pembuatan KTP-el”, jelas Zudan.

 

Sebelumnya, dalam putusan Nomor 97/PUU-XIV/2016 tertanggal 7 November 2017, Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi atas Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (4) UU Nomor 23 Tahun 2006 jo UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

 

Putusan tersebut sekaligus sebagai dasar pencantuman Penghayat Kepercayaan dalam kolom KTP-el dan KK. Dukcapil***