Ditulis Pada 17 Januari 2018 21:20 WIB

Pedang Saber, Layanan KTP-el Langsung Jadi di Padang Pariaman

Padang Pariaman – Pedang Saber, Petugas Datang Semua Administrasi Beres. Itulah semboyan pelayanan jemput bola dokumen kependudukan Dinas Dukcapil Kabupaten Padang Pariaman.

 

Pedang Saber, menyasar layanan dokumen kependudukan di Nagara dan bisa langsung jadi. 

 

Kali ini, selama tiga hari ke depan (17 – 19 Januari 2018), Pedang Saber mendatangi masyarakat Nagari Tandikek beserta pemekaran: Tandikek Barat, Tandikek Selatan, dan Nagari Tandikek Utara.

 

“Diharapkan angka-angka (jumlah penduduk yang akan dilayani) yang kita sampaikan kepada Bapak Camat dapat dilayani dengan cara mengumumkan kepada masyarakat secara luas dan masif”, pungkas Kepala Dinas Dukcapil Padang Pariaman Muhammad Fadly baru-baru ini. 

 

Fadly memastikan, Pedang Saber akan melayani tuntas di tempat dan langsung jadi. “Pelayanan kita akan langsung jadi di tempat, jadi manfaatkan jadwal pelayanan ini”, lanjutnya. 

 

Diperkirakan, sebanyak 556 jiwa atau sebesar 6.75% wajib KTP di ke empat Nagari ini belum melakukan perekaman KTP-el. Artinya, 93,25% lainnya sudah melakukan perekaman KTP-el. 

 

Tidak hanya wajib KTP yang akan dituntaskan oleh Pedang Saber. Tim ini juga akan memastikan anak-anak usia 0 sampai 18 tahun memiliki Akta Kelahiran. 

 

Dari 4.746 anak usia 0-18 tahun yang tercatat di tempat ini, sebanyak 3.405 anak atau sebesar 71,75% sudah memiliki Akta Kelahiran. 

 

Jadi, masih ada 1.341 anak yang belum memiliki Akta Kelahiran. Anak-anak inilah yang akan menjadi sasaran layanan Pedang Saber. 

 

“Dukcapil Melayani Onsite Langsung Jadi Ditempat di kantor Walinagari Tandikek Kecamatan Patamuan. Melayani Kartu Keluarga, KTP Elektronik, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Surat Keterangan Pindah WNI”, tutup Fadly melalui keterangan tertulis.

 

Kesempatan terpisah, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, hingga memasuki tahun 2018, secara nasional jumlah penduduk yang sudah merekam KTP-el mencapai 97%. Sisa 3% diperkirakan akan tuntas dalam beberapa bulan ke depan. 

 

Terkait Akta Kelahiran, secara nasional cakupan kepemilikan Akta Kelahiran untuk anak usia 0 sampai 18 tahun sudah mencapai 85,20%. Padahal, untuk tahun 2017, target nasional hanya 79%. Dukcapil***