Ditulis Pada 03 April 2018 10:50 WIB

Mudahnya Pindah Ke Luar Kota Surabaya, Daerah Lain Bisa Meniru

Surabaya – Perpindahan penduduk merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi oleh konstitusi UUD RI Tahun 1945. Berpindah dari satu daerah ke daerah lain sudah lumrah dilakukan seseorang dengan berbagai alasannya. 

 

Menjamin hak tersebut, Pemkot Surabaya melalui Dinas Dukcapil memberi kemudahan bagi warganya untuk pindah ke luar Kota Surabaya. 

 

“Untuk pindah keluar, tidak perlu datang ke kantor Dinas Dukcapil. Cukup diproses dari rumah melalui aplikasi e-Lampid,  lalu  minta  surat pengantar RT/RW atau kelurahan, kemudian ke kecamatan”, jelas Kepala Dinas Dukcapil Kota Surabaya Moh. Suharto Wardoyo melalui keterangan tertulis kepada Tim Media Dukcapil, Selasa (03/04/2018).

 

Setelah itu, lanjut Suharto, Dinas Dukcapil akan memproses berkas pengajuan selama tiga hari kerja. 

 

“Semuanya gratis, tidak ada biaya. Sejauh ini, tidak ada kendala dalam penerapan”, lanjut Suharto. 

 

Selanjutnya, Suharto tidak keberatan bahkan merasa senang jika inovasi yang diterapkan di instansinya ditiru atau diaplikasikan di daerah lain. 

 

Menurutnya, jajaran Dukcapil sudah seharusnya saling membantu dan menginspirasi untuk mengejar target-target yang diamanatkan pemerintah pusat. Melalui jalan inovasi pelayanan, semua target akan mudah tercapai. 

 

“Ide awal aplikasi ya dari Surabaya sendiri. Jika diaplikasikan ke daerah lain dengan perjanjian kerja sama antar daerah. Dinas Dukcapil Kota Jayapura yang sudah kerja sama”, sambungnya. 

 

Untuk diketahui, e-Lampid dapat diakses melalui alamat url lampid.surabaya.go.id. Selain pindah ke luar, layanan ini juga untuk memudahkan warga mengurus Akta Kematian, keterangan pindah datang, Akta Perkawinan, dan Akta Perceraian. 

 

Sejak diperkenalkan pada 2016 lalu hingga Maret 2018, e-Lampid sudah dimanfaatkan oleh 40.933 warga untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan. Dukcapil***