Ditulis Pada 24 Februari 2016 07:51 WIB

Metro TV: KTP-el Terganjal Data Ganda

Jakarta - Adanya permasalahan dalam penerbitan KTP-el banyak mendapatkan sorotan masyarakat dan menjadi perhatian tersendiri bagi televisi berita nasional Metro TV. Untuk mendapatkan pemahaman yang utuh terkait masalah tersebut, Metro TV menghadirkan narasumber utama Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., Rabu (24/02/2016) pukul 12.15-12.30 WIB. 

 

Rangkaian acara segmen Netizen News dengan tema “KTP-el Terganjal Data Ganda” tersebut disiarkan secara langsung dari Studio 1 News Room Metro TV Jl. Pilar Mas Raya, Kav. A-D, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

 

Prof. Zudan menjelaskan bahwa saat ini di seluruh Indonesia terdapat sebanyak 1.480.000 data ganda karena warga melakukan perekaman lebih dari satu kali. “Misalnya seorang warga yang karena ketidaktahuannya melakukan perekaman 3 kali. Dengan alamat yang berbeda, nama yang sama, dan NIK yang berbeda. Penduduk yang merekam lebih dari satu kali inilah yang mengakibatkan tidak bisa diterbitkan KTP-elnya, karena sistem tidak mengakomodir duplicate record”, tegas Prof. Zudan. 

 

Dirjen Dukcapil yang mengandrungi tanaman bonsai ini juga menyadari adanya kendala lain dalam penerapan KTP-el. "Misalnya listrik mati, jaringan satelit terputus itu jadi problem penyebab jaringan offline. Dalam kondisi jaringan offline, pengujian ketunggalan data tidak bisa dilakukan”, lanjut Prof. Zudan. Ketika hal ini terjadi, penduduk harus sabar menunggu karena data hasil rekamannya belum terhubung langsung dengan data center Kemendagri. 

 

Selain kendala data ganda dan jaringan offline, masih terdapat kendala lain yang sering dihadapi dalam penerapan KTP-el. Di antaranya adalah kendala teknis dalam perekaman identitas, keterbatasan peralatan di beberapa daerah, adanya praktek percaloan, dan tingkat kesadaran warga untuk mengurus sendiri KTP-el masih rendah.

 

Untuk melihat tayangan video silakan klik: Prof. Zudan Live di Metro TV Bahas KTP-el

Dukcapil***