Ditulis Pada 17 Desember 2013 23:14 WIB

BPPT Luncurkan Card Reader Untuk Membaca E-KTP Secara Praktis

KABAR24.COM, JAKARTA--Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi berhasil membuat card reader, perangkat untuk membaca KTP elektronik (e-KTP) yang praktis, sehingga tidak memerlukan PC.

Perangkat card reader ini baru saja diluncurkan BPPT dan diujicoba langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, di sela-sela Seminar Pemanfaatan e-KTP dan Perangkat Card Reader untuk Pelayanan Publik di Jakarta, Kamis (2/5).

Perangkat buatan BPPT ini mudah dibawa (mobile) dan tidak membutuhkan PC (komputer), sehingga lebih praktis dipakai dan cepat. Selain itu harganya bisa lebih murah jika telah diproduksi massal.

Mendagri menuturkan Indonesia membutuhkan jutaan card reader nantinya.

"Saat ini ada sekitar 13.000 card reader di Indonesia buatan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Tapi pengoperasiannya membutuhkan PC atau perangkat komputer," ungkapnya.

Dia menuturkan selama ini produk Amerika dan Korea perlu pakai PC untuk membaca data dalam chip e-KTP.

"Jadi produk karya BPPT lebih bagus. Untuk membaca chip dari E-KTP, hanya perlu waktu sekitar 10 detik," ujar Gamawan.

Mendagri menjelaskan dengan dimilikinya e-KTP oleh seluruh penduduk wajib ber-KTP di Indonesia, akan terbangun suatu iklim kebutuhan pemanfaatan e-KTP di berbagai instansi, maupun di institusi nonpemerintah.

Misalnya di lembaga perbankan yang selama ini mensyaratkan KTP sebagai dasar pendataan nasabah, tentunya memerlukan verifikasi identitas secara elektronik untuk e-KTP.

"Perbankan akan membutuhkan suatu perangkat pembaca e-KTP yang mandiri (compact e-KTP reader), untuk dapat membaca data di chip e-KTP, dan melakukan verifikasi sidik jari nasabah," tambah Kepala BPPT Marzan A. Iskandar.

Selain itu, card reader ini nantinya juga diperlukan oleh PT Jamsostek dan PT Askes untuk pelaksanaan SJSN nanti. Sesuai dengan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), PT Jamsostek akan berubah jadi BPJS Ketenagakerjaan dan PT Askes berubah jadi BPJS Kesehatan.

"Tentu saja pemanfaatan e-KTP dan perangkat pembaca e-KTP, merupakan salah satu aspek penting dalam upaya pembenahan data kepesertaan, dan peningkatan pelayanan publik kepada PT Aseks dan PT Jamsostek yang cukup besar," ungkap Marzan. (Kabar24/aw)

 

Editor: Andhina Wulandari