Ditulis Pada 16 Februari 2017 19:04 WIB

Akta Kelahiran Gratis di Seluruh Fasilitas Kesehatan di Kudus

Kudus – Penandatangan kerjasama pelayanan Akta Kelahiran gratis antara Dinas Dukcapil Kudus dengan seluruh Puskesmas di Kota Santri ini mendapat apresiasi dari Dirjen Dukcapil, Zudan Arif fakrulloh. Pj. Gubernur Gorontalo ini menyampaikan terima kasih atas niat baik jajaran Dukcapil Kota Kudus untuk hadir melayani masyarakat melalui layanan administrasi kependudukan di Puskesmas. 

 

“Apresiasi dan penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada jajaran Dukcapil Kudus. Silakan tularkan semangat ini kepada rekan-rekan kita di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah. Daerah lain juga silakan mencontoh”, ajak Ketua DPN Korpri pusat ini, Kamis (16/02/2017). 

 

Layanan Akta Kelahiran gratis di tempat fasilitas kesehatan bukan hal baru bagi Kota Kudus. Ini merupakan program lanjutan yang bertujuan memberi identitas awal bagi setiap bayi yang lahir melalui Akta Kelahiran. 

 

Pada Oktober 2016 lalu, Kepala Dinas Dukcapil, Hendro Martoyo, menyampaikan pihaknya sudah menggandeng sembilan rumah sakit pemerintah dan swasta yang ada di Kudus. “Kini kami menggandeng seluruh Puskesmas di Kudus,” sambungnya.

 

Puskesman yang digandeng itu semuanya berjumlah 14 Puskesmas. Beberapa di antaranya adalah Puskesmas Wergu Wetan, Purwosari, Ngembalrejo, Mejobo, Tanjungrejo, Dawe, Undaan, Sidorekso, Gondosari, Gribig, Jati Wetan, Rejosori, Ngemplak, dan Jekulo.

 

Menurut Hendro, apa yang dilakukan instansinya merupakan terobosan dan inovasi pelayanan di bidang administrasi kependudukan yang akan terus dikembangkan dan disempurnakan. 

 

“Persyaratannya pun cukup mudah, tinggal siapkan KK, surat nikah, KTP, dan nama si bayi. Selanjutnya akta kelahiran akan langsung diproses. Gratis, tidak ada pungutan apapun,” ungkapnya.

 

Layanan Akta Kelahiran di rumah sakit dan Puskesmas sangat dirasa manfaatnya oleh masyarakat. Sejak diluncurkan tahun lalu, Dinas Dukcapil Kudus sudah menerbitkan 1.567 Akta Kelahiran. Kepala Dinas Dukcapil mengajak seluruh warga memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Dukcapil***